Masih mengusung standar 802.11b/g, Edimax menawarkan wireless router sekaligus access point yang menambahkan fitur print server dan network attched storage (NAS).Integrasi kedua fitur tambahan, yaitu NAS dan print server kami nilai merupakan selling point yang bagus untuk wireless router keluaran Edimax ini. Tidak hanya protokol printing LPR yang didukung, namun juga protokol IPP. Bahkan, terdapat fitur lain yang menarik, yaitu FTP server, iTunes server, dan media server. Untuk mengantisipasi protokol torrent yang sedang mengemuka, Edimax BR-6315SRG bahkan dilengkapi dengan fitur pengatur download file berbasis bittorrent.
Administrator dapat mengatur ukuran file yang bisa di-upload atau di-download oleh client atau kelompok client melalui fitur QoS. Hal ini seringkali merupakan elemen penting dalam pengaturan jaringan agar beban kerja jaringan tidak berat dan prioritas bandwidth jadi jelas.
Pada ranah pengamanan jaringan, Edimax BR-6315SRG menyediakan enkripsi komunikasi dengan standar WEP, WPA, serta integrasi dengan server otentikasi RADIUS. Fitur MAC address filtering sedikit membantu menambah pertahanan dengan mendaftar nomor-nomor fidik kartu jaringan pengguna yang diperbolehkan bergabung dengan hotspot dari access-point sekaligus router ini. Identitas hotspot (SSID- ) pun dapat disembunyikan jika diinginkan.
Kemampuan routing Edimax BR-6315SRG tidak dapat begitu saja dipandang sebelah mata, mengingat router ini mampu melakukan port forwarding untuk mendengarkan request koneksi dari Internet pada nomor port tertentu dan meneruskan ke server atau komputer dalam jaringan lokal dan berada di belakang firewall, yang juga sedang mendengarkan pada nomor port atau layanan yang sama. Fungsi yang hampir sama dilakukan oleh fitur virtual server. Bedanya, virtual server mengarahkan ke layanan server yang di dalamnya terdiri dari beberapa sub domain. Memang, satu fitur yang biasanya ada di wireless router mahal dimiliki oleh Edimax BR-6315SRG, yaitu DMZ (Demilitarized Zone) untuk mengisolasi server atau komputer dalam jaringan lokal yang dibuat agar dapat diakses secara langsung dari Internet. Tapi untuk ukuran wireless router seharga Edimax BR-6315SRG, fitur-fitur yang disediakan sudah cukup beragam.
Tak kalah menariknya, fungsi Edimax BR-6315SRG ternyata tidak hanya sebagai access point dan wireless router, namun juga dapat diposisikan sebagai repeater (dalam modus bridge) yang memerkuat sinyal dari satu hotspot ke hotspot selanjutnya sehingga daya jangkau sinyalnya dapat bertambah jauh. Apalagi antena perangkat ini dapat dilepas-tukar dengan antena yang lebih tinggi sensitivitasnya. Fungsi bridge itupun masih dispesialisasikan menjadi: Point to Point Bridge, Point to multipoint bridge, serta WDS bridge.
Setelah puas melakukan eksplorasi terhadap fitur-fitur dalam Edimax BR-6315SRG, kami menguji capaian throughput atau bandwidth Edimax BR-60315SSRG dalam modus access point. Pada komputer client, kami gunakan wireless adapter Edimax EW-7318USG yang menggunakan koneksi USB 2.0. Perangkat lunak NetIQ Chariot kami gunakan sebagai tool untuk menguji. Tercatat, throughput maksimal ada pada angka 28,419 Mbps, minimum 24,353 Mbps, dan reratanya 26,796 Mbps. Capaian throughput ini cukup bagus dan maksimal untuk standar 802.11b/g.
Selain menguji throughput, kami juga menguji kemampuan firewall Edimax BR-6315SRG dalam hal menyembunyikan aneka port komunikasi. Setelah menonaktifkan layanan-layanan yang tidak diperlukan (termasuk file server dan print server), kami menghubungkan router ini ke internet lewat nomor IP publik. Fasilitas Shield Up milik Gibson Research Company di www,grc.com kami gunakan untuk memindai port-port komunikasi dalam router ini. Hasilnya, walaupun hanya ada beberapa port yang berstatus tersembunyi (Stealth), semua port berada dalam kondisi tertutup (Closed). Tidak ada port yang berada dalam kondisi terbuka (Open).
***
Kesimpulan: Edimax BR-6315SRG menyajikan throughput yang cukup bagus dan maksimal dalam menjalankan fungsi sebagai access point. Namun, dalam fungsi sebagai router, perlu kehati-hatian pengguna dalam menjalankan berbagai service (layanan) . Usahakan untuk mematikan layanan yang sedang tidak digunakan agar tidak dimanipulasi oleh pihak yang berniat tidak baik atau dijadikan celah serangan. Jika perlu, setiap client atau server yang terhubung ke router ini dilengkapi dengan pengamanan tambahan, misalnya personal firewall. Wireless router ini mampu memenuhi kebutuhan jaringan skala kecil atau pengguna rumahan.
Plus : Throughput tinggi dan maksimal; fitur routing dan manajemen jaringan beragam; integrasi print server dan NAS; harga relatif murah.
Minus: Firewall kurang maksimal dalam menyembunyikan port komunikasi
Administrator dapat mengatur ukuran file yang bisa di-upload atau di-download oleh client atau kelompok client melalui fitur QoS. Hal ini seringkali merupakan elemen penting dalam pengaturan jaringan agar beban kerja jaringan tidak berat dan prioritas bandwidth jadi jelas.
Pada ranah pengamanan jaringan, Edimax BR-6315SRG menyediakan enkripsi komunikasi dengan standar WEP, WPA, serta integrasi dengan server otentikasi RADIUS. Fitur MAC address filtering sedikit membantu menambah pertahanan dengan mendaftar nomor-nomor fidik kartu jaringan pengguna yang diperbolehkan bergabung dengan hotspot dari access-point sekaligus router ini. Identitas hotspot (SSID- ) pun dapat disembunyikan jika diinginkan.
Kemampuan routing Edimax BR-6315SRG tidak dapat begitu saja dipandang sebelah mata, mengingat router ini mampu melakukan port forwarding untuk mendengarkan request koneksi dari Internet pada nomor port tertentu dan meneruskan ke server atau komputer dalam jaringan lokal dan berada di belakang firewall, yang juga sedang mendengarkan pada nomor port atau layanan yang sama. Fungsi yang hampir sama dilakukan oleh fitur virtual server. Bedanya, virtual server mengarahkan ke layanan server yang di dalamnya terdiri dari beberapa sub domain. Memang, satu fitur yang biasanya ada di wireless router mahal dimiliki oleh Edimax BR-6315SRG, yaitu DMZ (Demilitarized Zone) untuk mengisolasi server atau komputer dalam jaringan lokal yang dibuat agar dapat diakses secara langsung dari Internet. Tapi untuk ukuran wireless router seharga Edimax BR-6315SRG, fitur-fitur yang disediakan sudah cukup beragam.
Tak kalah menariknya, fungsi Edimax BR-6315SRG ternyata tidak hanya sebagai access point dan wireless router, namun juga dapat diposisikan sebagai repeater (dalam modus bridge) yang memerkuat sinyal dari satu hotspot ke hotspot selanjutnya sehingga daya jangkau sinyalnya dapat bertambah jauh. Apalagi antena perangkat ini dapat dilepas-tukar dengan antena yang lebih tinggi sensitivitasnya. Fungsi bridge itupun masih dispesialisasikan menjadi: Point to Point Bridge, Point to multipoint bridge, serta WDS bridge.
Setelah puas melakukan eksplorasi terhadap fitur-fitur dalam Edimax BR-6315SRG, kami menguji capaian throughput atau bandwidth Edimax BR-60315SSRG dalam modus access point. Pada komputer client, kami gunakan wireless adapter Edimax EW-7318USG yang menggunakan koneksi USB 2.0. Perangkat lunak NetIQ Chariot kami gunakan sebagai tool untuk menguji. Tercatat, throughput maksimal ada pada angka 28,419 Mbps, minimum 24,353 Mbps, dan reratanya 26,796 Mbps. Capaian throughput ini cukup bagus dan maksimal untuk standar 802.11b/g.
Selain menguji throughput, kami juga menguji kemampuan firewall Edimax BR-6315SRG dalam hal menyembunyikan aneka port komunikasi. Setelah menonaktifkan layanan-layanan yang tidak diperlukan (termasuk file server dan print server), kami menghubungkan router ini ke internet lewat nomor IP publik. Fasilitas Shield Up milik Gibson Research Company di www,grc.com kami gunakan untuk memindai port-port komunikasi dalam router ini. Hasilnya, walaupun hanya ada beberapa port yang berstatus tersembunyi (Stealth), semua port berada dalam kondisi tertutup (Closed). Tidak ada port yang berada dalam kondisi terbuka (Open).
***
Kesimpulan: Edimax BR-6315SRG menyajikan throughput yang cukup bagus dan maksimal dalam menjalankan fungsi sebagai access point. Namun, dalam fungsi sebagai router, perlu kehati-hatian pengguna dalam menjalankan berbagai service (layanan) . Usahakan untuk mematikan layanan yang sedang tidak digunakan agar tidak dimanipulasi oleh pihak yang berniat tidak baik atau dijadikan celah serangan. Jika perlu, setiap client atau server yang terhubung ke router ini dilengkapi dengan pengamanan tambahan, misalnya personal firewall. Wireless router ini mampu memenuhi kebutuhan jaringan skala kecil atau pengguna rumahan.
Plus : Throughput tinggi dan maksimal; fitur routing dan manajemen jaringan beragam; integrasi print server dan NAS; harga relatif murah.
Minus: Firewall kurang maksimal dalam menyembunyikan port komunikasi











